
Sering terdengar memang besarnya penis dan payudara dapat menentukan kepuasan hubungan seksual. Namun, pada wanita, seks tidak semata-mata soal fisik, melainkan juga suasana hati. Menurut Dr. Handrawan Nadesul dalam bukunya Mitos Seputar Seks, kualitas hubungan seksual tergantung pada keahlian suami dalam menunjukkan aksi seksual dan membawa suasana hati sang istri lebih bergairah.
Lebih lanjut Dr. Handrawan mengatakan bahwa proses hubungan seks jauh lebih bernilai ketimbang hasilnya, sedangkan urusan kepuasan tak semata-mata naluri belaka, melainkan lebih pada pengetahuan dan teknik.
Pengasuh masalah-masalah seksual dari majalah gaya hidup pria modern yang terbit di Los Angeles, Gentlemen's Quarterly, Dr. Stooth mengatakan, "Dengan seorang pria memiliki Mr.P sebesar itu benar-benar menyakitkan. Aku tidak pernah menginginkan sesuatu sebesar itu dalam tubuhku lagi."
Sumber lain juga mengaku, "Ia adalah seseorang yang bisa saja aku nikahi, tapi tidak sepertinya. Satu alasan karena penisnya terlalu besar. Banyak temanku mengatakan, kamu akan terbiasa dengannya. Tapi, aku tidak bisa terbiasa. Aku tidak paham!"
Ukuran kecil, baik pendek maupun penampangnya, selama saat menegang mencapai sekurang-kurangnya 5 cm sebenarnya tidak masalah. Ada titik peka rangsang dalam vagina wanita yang letaknya tidak terlalu dalam dari pintu masuk vagina, tulis Dr. Jan Shifren dalam New England Journal of Medicine.
Jan juga menyebutkan, sesungguhnya yang terpenting adalah masing-masing dapat meningkatkan kemampuan suami dan istri dalam setiap proses kegiatan seksualnya, bukan memikirkan besar kecilnya ukuran sebagai keberhasilam dalam berhubungan seks.
Tags: mr.p, besar kecil